Resep Kue Lumpur

Jika dilihat dari namanya resep kue lumpur mungkin tidak menarik untuk anda bahkan mungkin sedikit menjijikan karena terdapat kata lumpur. Eiit pepatah bilang tak kenal maka tak sayang. Jangan hanya lihat dari namanya tapi harus coba dulu rasanya dijamin resep kue lumpur lezat ini akan menggoyang lidah anda. Resep kue lumpur merupakan salah satu kue tradisional indonesia. Resep kue lumpur ini banyak dijumpai di toko-toko kue tradisional maupun di pedagang jajanan pasar.

Rasa dari resep kue lumpur ini manis dan legit di mulut. Kebanyakan menggunakan kismis sebagai taburan diatasnya. Warnanya kuning keemasan dan sedikit berminyak dari menteganya. Harganya di pasaran pun terjangkau. Terbayang bukan bagaimana lezatnya resep kue lumpur ini begitu digigit. Penasaran? Mari kita intip cara membuatnya.

Bahan:
4 butir telur ayam
500 gr tepung terigu
250 gr kentang yang dikukus dan dihaluskan
850 ml santan cair
250 gr margarine yang dicairkan
250 gr gula pasir
½ sdt garam
½ sdt vanili
daging dari1 buah kelapa muda
kismis secukupnya

Cara membuat:
1. Campurkan telur, gula dan vanili kedalam wadah lalu kocok hingga rata selama 10 menit.
2. Kemudian masukkan kentang dan aduk kembali hingga rata.
3. Jika sudah, campurkan terigu sedikit demi sedikit kedalam adonan sambil diaduk hingga rata.
4. Kemudian, tuang santan, garam, dan margarine cair lalu aduk kembali hingga rata.
5. Panaskan cetakan khusus kue lumpur dan olesi dengan margarin.
6. Setelah panas, tuang adonan dalam cetakan dan masak selama 1-2 menit.
7. Tambahkan kelapa muda dan kismis pada kue lumpur yang setengah matang dan masak kembali selama 2-3 menit atau hingga bagian atas kue sudah mulai padat.
8. Angkat, lalu sajikan.

Tak sabar kan ingin membuat dan mencicipinya. Namanya boleh menjijikkan tapi rasanya mantap. Resep kue lumpur ini sangat cocok untuk menemani saat santai anda dengan keluarga  ditemani dengan teh hangat. Paduan yang sangat menggugah selera ya pembaca. Coba juga resep kue donat dan nikmati juga resep es campur spesial, selamat menikmati.





Bookmark the permalink.