Resep Kue Tradisional

Seperti yang anda ketahui, indonesia merupakan sebuah negara kepulauan dengan belahan ribu pulau di dalamnya yang tergabung dalam 33 provinsi seluruh Indonesia. Dari berbagai daerah provinsi ini terciptalah berbagai bahasa, kebudayaan hingga kulinernya. Setiap daerah di Indonesia memiliki ciri tersendiri dalam sajian kuliner, termasuk juga resep kue tradisional, jenisnya pun bermacam-macam ada yang termasuk resep kue kering dan resep kue basah. Semua tergabung ke dalam resep kue tradisional.

Kebanyakan resep kue tradisional memang berjenis resep kue basah dan dapat anda jumpai dengan mudah sebagai jajanan pasar di pusat-pusat perbelanjaan maupun di toko-toko khusus kue. Resep kue tradisional ini memang tak lekang oleh waktu karena peminatnya tak pernah berkurang justru semakin dicari oleh masyarakat. Rasanya yang lezat dan harganya yang relatif murah membuat resep kue tradisional menjadi favorit banyak orang. Yuk mari kita intip resep kue tradisional di bawah ini.

1. Resep Putu Mayang Warna Warni

Bahan-bahan/bumbu-bumbu :
Bahan Putu Mayang Ubi Merah:
100 gram tepung beras
1/4 sendok teh garam
50 gram gula pasir
175 ml santan dari 1/2 butir kelapa
75 gram ubi merah kukus, haluskan
25 gram tepung sagu

Bahan Putu Mayang Ubi Ungu:
100 gram tepung beras
1/4 sendok teh garam
50 gram gula pasir
175 ml santan dari 1/2 butir kelapa
75 gram ubi ungu kukus, haluskan
25 gram tepung sagu

Bahan Taburan:
100 gram kelapa parut kasar
1 lembar daun pandan
1/4 sendok teh garam

Cara Pengolahan :
Taburan, aduk rata bahan taburan. Kukus 15 menit sampai matang. Sisihkan.
Rebus garam, gula pasir, dan santan sambil diaduk sampai larut. Saring. Ukur 350 ml.
Tuang ke tepung beras. Aduk rata. Masak lagi sampai bergumpal. Angkat. Tambahkan ubi merah. Aduk rata.
Masukkan tepung sagu sedikit-sedikit sambil diuleni rata.
Masukkan di cetakan putu mayang. Tekan memanjang diatas daun pisang. Gulung.
Buat putu mayang ubi ungu dengan cara yang sama.
Letakkan di atas daun pisang. Kukus 10 menit dengan api sedang.
Sajikan dengan taburan kelapa.
Untuk 28 buah

2. Resep Serabi Solo

 

Bahan-bahan/bumbu-bumbu :
200 gram tepung beras
3/4 sendok teh ragi instan
60 gram gula pasir
525 ml santan dari 1 butir kelapa
3 lembar daun pandan
1/4 sendok teh garam
minyak untuk mengoles

Bahan Isi:
5 buah nangka, dipotong kotak 1/2 cm
20 gram meises cokelat

Bahan Areh:
100 ml santan dari 1/2 butir kelapa
1/8 sendok teh garam
1 lembar daun pandan

Cara Pengolahan :
Rebus santan, daun pandan, dan garam sambil diaduk hingga mendidih. Dinginkan.
Setelah dingin, tuang 100 ml rebusan santan ke campuran tepung beras, ragi instan, dan gula pasir. Aduk rata.
Keplok adonan sambil menambahkan sisa santan sedikit-sedikit. Pengeplokan dilakukan 20 menit. Diamkan 1 jam.
Areh: rebus santan, garam, dan daun pandan sambil diaduk sampai kental. Sisihkan.
Panaskan wajan besi. Tuang adonan lalu tekan bagian tengahnya dengan bagian bawah sendok sayur sambil digerakkan ke arah pinggir wajan agar adonan melebar. Setelah berbusa-busa, taburkan bahan isi.
Tutup wajan. Biarkan sampai matang. Oleskan areh lalu angkat.

 

Resep kue tradisional diatas tak kalah menarik bukan dengan resep kue modern yang banyak dijual di toko-toko kue besar, dengan begini anda juga bisa terus mempertahankan budaya Indonesia. Untuk anda yang juga menyukai masakan-masakan berbahan ayam, jangan lupa kunjungi aneka resep ayam untuk anda. Selamat mencoba.





Bookmark the permalink.